Postingan

Gambar
 DIMULAI KATEKESE PERSIAPAN KRISMA PAROKI ST. YOSEPH DENPASAR SEBANYAK 226  calon penerimaan Sakramen Krisma 2022  di Paroki St. Yoseph Denpasar memulai kegiatan  Katekese Persiapan Krisma Minggu, 22 Mei 2022. Kegiatan ini bertempat di Aula Wisma St. Yoseph kompleks Gereja Yesus Gembala Yang Baik Ubung pukul 10.30  wita sampai pukul 12.00 wita. Kegiatan  koordinasi  ini dipandu oleh Ketua Bidang Pembinaan Iman (BPI) DPP Paroki St. Yoseph  bapak C. Prammu Hartadi bersama Ketua Seksi Katekese  bapak Laurensius L Sogen. Kegiatan dibuka dengan doa oleh P.Yan Madya  dilanjutkan dengan  sapaan awal oleh Ketua Seksi Katekese  yang menginformasikan kepada peserta  tentang maksud dan tujuan  pertemuaan  tersebut.  Selanjutnya Pastor Kepala Paroki St, Yoseph  P.Yan Madya,SVD  menyampaikan arahan kepada para calon peserta krisma. Beberapa pokok  arahan  antara lain  pelaksanaan katekese persia...

DOA SEBATANG LILIN (1)

PERJALANAN LINTAS

Oleh: Agust G Thuru Perjalanan lintas Lintas budaya Lintas golongan Lintas agama Lintas iman Adalah warisanmu Yang terus dikenang Engkau bicara  tanah air Pada pigura keragaman Tanpa pembedaan Engkau bicara Tuhan Bukan Tuhanmu Tapi Tuhan kita Engkau bicara kehidupan Pada pilar-pilar perdamaian Merekat anak-anak bangsa Menjadi satu gumpal tanah Tempat keadaban bertumbuh Dan martabat kemanusiaan  ditahtakan Engkau  sahabat setia Tak bicara mayoritas atau minoritas Engkau gaungkan  Indonesia Untuk kita para pemilik dan pewaris Kibarkan persaudaraan sejati Tanpa  mencipta sekat pembatas Hari ini perjalananmu berakhir Senjamu telah paripurna Mataharimu telah terbenam Tapi cahaya tetap tinggal Menjadi suluh dan penerang Membakar semangat bertoleransi Selamat jalan Gus Sholahudin Wahid Engkau  inspirator yang tak pernah mati Denpasar, 02 02. 2020

SEJUTA PEDANG

Oleh: Agust G Thuru Lelaki tua  menunggu di kenisah Bola mata terarah pada  gunung rindu Kapan anak  penuntun bintang berekor Lelap dalam pelukan ibunda Bertandang ke bait Allah? Ia rindu menimang Dengan iringan lagu syukur Menikmati puncak kepuasan Berseru: Biarkan aku menutup mata Sebab aku telah melihat keselamatan Anak kecil yang Kudus Pancarkan mata roh  kuasaNya Pancarkan berkat yang melimpah Lelaki tua  berdebar  dan bernazar Sebilah pedang akan menikam dirimu Jaman terus berlalu sampai kini Sebilah pedang telah berganda Berjuta pedang mencabik  iman Tertancap pada pilar penuh kebencian Mengkhianati kehormatan martabat manusia Tuhan  lihat kami hambamu Menghadapi berjuta pedang penuh kemurkaan Tiada hati yang berbelas kasih Tapi kami tidak takut Sebab Allah kami Allah yang hidup Denpasar, Hari Raya Yesus Dipersembahkan di Bait Allah

ARYA WEDAKARNA

Gambar
Saya Mengagumi Katolik Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa   atau yang lebih akrab disapa Arya Wedakarna mengaku sangat mengagumi agama katolik dan nilai-nilai yang dianut terutama   nilai cinta kasih. Hal ini dikatakannya saat menghadiri perayaan ekaristi Natal di Gereja Santo Yoseph Kepundung Denpasar, Selasa  malam 24 Desember 2019. Pria kelahiran Denpasar 23 Agustus 1980 ini berkenan mengikuti misa malam natal dari awal sampai akhir. Putra   dari pasangan Shri Wedastera Suyasa dan Suwitri Suyasa   yang adalah   anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) 2019-2024 Dapil Bali ini didaulat untuk menyampaikan sambutan   sebelum berkat perutusan. Pastor paroki Santo Yoseph P. Yan Madia Adnyana,SVD yang memimpin perayaan ekaristi memintanya untuk berkenan memperkenalkan diri kepada umat yang memadati Gereja Kepundung. Dengan berpakaian adat Bali Arya Wedakarna menyampaikan salam hangat kepada umat ya...

YESUS ENGKAU RAJAKU

Yesus, Engkau Rajaku Akan kuteriakkan   nama-Mu Kudengungkan   kuasa-Mu Engkau Raja semesta alam Menguasai   sejagat dunia Menentukan hidup dan mati Melestarikan bumi dan segala isinya Aku tahu ya Yesus Engkau   memegang segala kuasa Untuk melestarikan atau menyelenyapkan Tetapi kuasa dan kasih-Mu tiada berbatas Engkau akan menyempurnakan ciptaan Membiarkan kami   memiliki segalanya Karena kasih-Mu mengalir tiada henti Kami pun tahu ya Yesus Di sekitar kami berkeliaran musuh-Mu Yang tiada henti berteriak-teriak Seperti kerasukan   membenci-Mu Lalu dengan segala daya   upaya Ingin menyelenyapkan-Mu   Karena menyangsikan   kuasa-Mu Namun iman kami akan tetap teguh Karena kami beriman pada Allah Pada Allah kami yang hidup Allah yang mati dan bangkit Dan dalam kemuliaan   bertahta Sepanjang rentang perjalanan sejarah Engkau kami sembah Sujud pada-Mu dalam kedosaan kami Sebab...

PENANTIAN 1

Tuhan, aku menanti kedatangan-Mu Di tengah perjalanan   yang melelahkan Jalan hidup yang berkelok-kelok Melangkah aku di tanah tak datar Jalan-jalan yang penuh lubang menganga Dan aku berulangkali terperosok jatuh Dalam lembah dosa dan kemunafikan Aku mendengar suara berteriak-teriak Suara itu mengiang di padang gurun Dari lelaki berpakaian kumal Tetapi bibirnya keping-keping emas Berseru: “Luruskan jalan yang bengkok” Aku rebah dalam kesadaran Setelah itu jatuh lagi Lelaki dari rahim Elisabeth Yang melonjak girang di rahim ibunya Ketika ibu-Mu bertandang ke desanya Ia yang berseru-seru di padang gurun Ratakan   jalan yang berlubang Aku runduk pada permenungan Setelah itu jiwaku kembali merana Jalanku berkelok-kelok Kadang aku dekat pada-Mu Dan di waktu lain   aku terbuai Oleh tawaran   kenikmatan duniawi Yang menggoyahkan keteguhan hatiku Untuk percaya seutuhnya pada-Mu Aku senantiasa larut dalam dosa...