Postingan

Menampilkan postingan dengan label Serba-Serbi

Nyepi dan Pra Paskah

Gambar
KITA  baru saja menjalankan NYEPI  sejak Sabtu pagi 17 Maret 2018  sampai dini hari Minggu 18 Maret 2018. Pada saat Nyepi ini api tidak dinyalakan, internet pun tidak dihidupkan. Maka pertanyaan kita  yang  tidak beriman HINDU, apa yang bisa kita petik dari Nyepi tahun saka 1940 ini?         Kita  seharusnya bersyukur bahwa Nyepi tahun 2018 ini bertepatan dengan masa Pra Paskah  dimana biasanya juga disebut Retret Agung. Tentu selama masa Pra Paskah ini kita mendapatkan waktu berharga untuk merefleksikan kembali  sejauh mana kedalaman iman kita kepada Yesus Sang Raja  Agung itu?         Selama Sabtu dari pagi sampai Minggu dini hari, sesungguhnya kita mendapatkan waktu berharga untuk merefleksikan hidup kita baik sebagai warga negara maupun sebagai warga gereja. Apakah kita memanfaatkan berkah hari Nyepi ini? Anda yang bisa  menjawabnya.***

PUSAT PASTORAL KEUSKUPAN DENPASAR

Situasi Gereja Lokal Keuskupan Denpasar sampai tahun 1991 sudah mulai berakar dalam kehidupan masyarakat dan telah menyesuaikan diri dengan budaya setempat. Gereja sudah mulai kuat dan stabil karena sudah dilengkapi dengan sarana dan struktur organisasi guna pengembangan iman. Tahun 1991, menjadi titik awal masuknya Gereja local Keuskupan Denpasar pada fase yang disebut Gereja Pramandiri, suatu masa persiapan menuju dan menjadi Gereja yang kuat, dewasa, berdikari dan berdaya pikat. Dalam fase Gereja Pramandiri ini perhatian dan tugas Umat Keuskupan Denpasar adalahmengarahkan dan mengaktifkan Gereja agar berkembang menjadi Gereja Mandiri baik di bidang social, ekonomi maupun bidang spiritual keagamaan. Strategi yang ditempuh adalah mengakarkan Gereja di hati umat, meningkatkan kemampuan umat dalam hidup menggereja lewat karya sosio karitatif, keluar dan ke dalam lingkungan, membangkitkan rasa tanggung jawab umat untuk membangun Gereja yang berdikari dalam pembiayaan dan kebutuhan-kebutu...