Postingan

Menampilkan postingan dengan label Gema Keuskupan

GEREJA YANG MANDIRI

Gambar
TEMA PASTORAL   Keuskupan Denpasar tahun 2020 adalah “Gereja Yang Mandiri”. Maka tema Aksi Adventus Pembangunan 2019 untuk Gereja Lokal Keuskupan Denpasar adalah GEREJA YANG MANDIRI. Gereja yang mandiri itu idealnya bagaimana?       Komisi Kateketik Puspas Keuskupan Denpasar menentukan sub tema untuk kita dalami bersama selama 4 kali berturut-turut. Gereja Yang Mandiri itu idealnya adalah mandiri   sebagai Persekutuan Umat Allah, Mandiri Dalam Iman, Mandiri Dalam Sumber Daya Manusia dan Mandiri Dalam Ekonomi. Empat sub tema ini yang mau kita refleksikan bersama di Komunitas Basis Gerejawi kita masing-masing   sebagai sebuah aksi untuk menemukan “jati diri” kita sebagai Gereja   itu sendiri. Gereja tentu bukan hirarkhis, kaum tertahbis, biarawan dan biarawati tetapi kita semua yang berhimpun   di dalam Gereja yang satu, kudus, katolik dan apostolik.       Gereja   yang mandiri sebagai Persekutuan ...

USKUP SILVESTER SAN,PR

Gambar
Beriman Jangan Seperti Penyu Uskup Keuskupan DENPASAR Mgr. DR. Silvester San, Pr  Minggu (8/9/2019) menyatakan beriman Jangan Seperti Penyu atau Kura-kura. Kalau tidak ada gangguan atau tantangan  penyu biasanya jalan tegak sambil memperlihatkan kepalanya. Tapi kalau ada gangguan ia akan menyembunyikan mukanya. Uskup San menyatakan hal ini dalam kunjungan pastoralnya di Paroki Santo Yoseph Denpassar. Dalam kunjungan itu Uskup kelahiran Maukeli ini merayakan Ekaristi dalam rangka HUT ke-8 pentahbisan Gereja YESUS GEMBALA Yang Baik Ubung dan pelantik prodiakon Paroki tersebut. Uskup San tegaskan Gereja Lokal Keuskupan DENPASAR pada Tahun 2019 ini mengangkat thema pastoral FORMASI Iman yang tangguh. Kata Uskup Iman yang tangguh adalah Iman yang berani menghadapi tantangan dalam berbagai situasi, tidak takut, berani membela kebenaran dan selalu siap memikul salib Yesus dan salibnya sendiri. Bapa Uskup minta agar umat Katolik tidak takut pada segala  persoalan yang diha...

Surat Gembala Uskup Denpasar Dalam Rangka Prapaskah – Paskah 2018

Gambar
Kepemimpinan Pastoral SAUDARA-saudari, u mat beriman Keuskupan Denpasar, yang saya kasihi,         Kita kembali memasuki masa Prapaskah. Prapaskah merupakan masa Retret Agung selama 40 hari. Masa Prapaskah adalah saat istimewa mendekatkan diri kepada Allah dengan berdoa, bertobat, bermatiraga dan melakukan karya belas kasih sebagai persiapan menyambut perayaan Paskah. Dalam kerinduan untuk memperbaharui praktek-praktek liturgi Gereja, Konstitusi tentang Liturgi Kudus Konsili Vatikan II menyatakan : “Dua ciri khas masa Prapaskah adalah mengenangkan atau mempersiapkan pembaptisan, dan membina sikap tobat. Kedua hal ini haruslah diberi penekanan yang lebih besar dalam liturgi dan dalam katekese liturgi. Masa Prapaskah merupakan sarana Gereja dalam mempersiapkan umat beriman untuk merayakan Paskah, sementara mereka mendengarkan Sabda Tuhan dengan lebih sering dan meluangkan lebih banyak waktu untuk berdoa” (KL 109)        Selaku Uskup...

Keuskupan Regio Nusra Gelar Lokakarya Pastoral Buruh Migran

Gambar
KOMISI KEADILAN, Perdamaian, Migran dan Perantau (KKPMP) dari keuskupan-keuskupan wilayah regio Nusa Tenggara mengadakan lokakarya di Hotel Green Prundi Labuan Bajo - Flores (15-19 Januari 2018) sebagai pertemuan lanjutan menggagas Pastoral Migran. Kegiatan KKPMP se-Nusa Tenggara ini mengambil tema : ‘Mengembangkan Pastoral Buruh Migran yang Terintegrasi’. Sebelumnya pada bulan Oktober 2017, hal tersebut telah dibahas di Mataloko, Kabupaten Ngada dan diikuti keuskupan-keuskupan di Pulau Flores, Keuskupan Tanjung Selor dan 3 keuskupan dari Negara Malaysia.Pada pertemuan Tripartit saat itu dihasilkan rekomendasi yang berisi tentang mendesaknya ditemukan pola pendekatan pastoral yang lebih serius dan tepat sasar untuk menyelesaikan akar permasalahan migran yang terjadi. Lokakarya di Hotel Green Prundi ini diikuti 70 utusan dari seluruh keuskupan regio Nusa Tenggara yakni Keuskupan Ruteng, Maumere, Larantuka, Atambua, Weetebula, Keuskupan Denpasar juga Keuskupan Agung Ende da...

Arah Dasar Keuskupan Denpasar

Gambar
Gereja Katolik Keuskupan Denpasar merupakan kawanan kecil yang sedang berziarah di tengah dunia. Ini adalah realitas menyejarah yang sekaligus melampaui sejarah (bdk. Lumen Gentium). Kita menyadari bahwa Gereja Katolik menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dunia yang terus menerus berubah dengan cepat (speed), mengejutkan (surprise) dan tiba-tiba (sudden shift), sesuai dinamika global dengan ciri perubahan yang dinamis, tidak jelas, kompleks (complexity) dan kemenduaan (ambiguity) (bdk GS 1). Gereja diharapkan ikut membarui diri dan terlibat menentukan masyarakat dunia dengan memberi kesaksian iman yang tangguh, mandiri dan berkualitas. “Arah Dasar” kita pahami sebagai pedoman/panduan dalam hidup menggereja yang disepakati dan dilaksanakan secara bersama seluruh umat Katolik Keuskupan Denpasar. Arah Dasar terdiri dari 4 unsur yaitu : cita-cita; perutusan; sasaran prioritas pelayanan dan ungkapan harapan.      Setelah melalui diskusi yang panjang da...

Surat Bapa Uskup Untuk Hari Minggu Anak Misioner

Gambar
Hari Minggu Anak Misioner Sedunia Minggu, 7 Januari 2018 SALAM MISIONER, Sebentar lagi kita akan memasuki Tahun 2018 yang diawali dengan Hari Minggu Anak Misioner. Tema perayaan hari Minggu anak Misioner tanggal 7 Januari 2018 adalah “Berbagi Sukacita Injil Dalam Kebhinekaan”. Gereja Katolik di Indonesia, dari Sabang sampai Merauke merupakan kawanan kecil di tengah kebhinekaan suku, agama, ras, bahasa, budaya dan situasi sosial kemasyarakatan. Kebhinekaan menampakkan perbedaan yang memancarkan keindahan dan kekayaan yang mengagumkan. Namun dalam kebhinekaan dijumpai juga kerentanan untuk saling mencela, bahkan menjatuhkan. Dalam kebhinekaan itulah Gereja diutus untuk memancarkan sukacita Injil yang diterima dari Tuhan Yesus. Konsekuensinya : seorang pewarta Injil perlu membangun semangat misionernya, sehingga mampu mewartakan kabar baik dengan sukacita meskipun kadangkala disertai dengan deraian air mata (EG 10). Bapa Suci Paus Fransiskus mengatakan bahwa hari Minggu anak Mision...

Bapa Uskup Denpasar: Orang Muda Jangan Menjauh Dari Gereja

Gambar
Bapa Uskup Denpasar Mgr. DR. Silvester San,Pr menegaskan Gereja Keuskupan Denpasar  tidak pernah menjauhkan Kelompok Kategorial dari Gereja. Justru kelompok kategorial harus merasakan bahwa dia adalah Gereja itu sendiri dan karena itu harus selalu dekat dengan Gereja.        Kelompok-kelompok kategorial yang adalah Gereja itu sendiri harus merasa terpanggil untuk turut serta melayani. Tentu dengan bakat dan talenta yang dimiliki. Bakat dan talenta itu menjadi bermanfaat kalau seseorang itu ikut terlibat dalam karya pastoral gereja.”Jadi jangan merasa bahwa gereja menjauhi kelompok kategorial tetapi kelompok kategorial yang harus selalu merasa dekat dengan gereja”, ujar Bapa Uskup.        Khusus kelompok kategorial yang telah diakui pemerintah  sebagai Organisasi Kemasyarakatan  seperti WKRI dan PMKRI, bapa Uskup katakan kelompok ini perlu memberikan kontribusi terhadap karya pastoral. Uskup mengatakan WKRI keberadaan...

Arah Dasar, Visi, Misi, Spiritualitas dan Strategi Pastoral Keuskupan Denpasar 2018-2022

Gambar
SINODE IV Keuskupan Denpasar telah berhasil merumuskan dan menetapkan  Arah Dasar Keuskupan Denpasar, Visi dan Misi, Spiritualitas Keuskupan Denpasar  serta Srtategi Pastoral Keuskupan Denpasar  tahun 2018 - 2022.          Arah Dasar Keuskupan Denpasar 2018-2022  adalah; Menuju Gereja yang Beriman Tangguh, Mandiri dan Berani Bersaksi dalam Masyarakat Majemuk. Rumusan arah  dasar ini mengandung pokok-pokok pikiran sebagai berikut: Pertama, Gereja. Gereja lokal mauopun universal itu berada di tengah dunia yang terus berubah di era digital dengan generasi milenialnya. Gereja lokal Keuskupan Denpasar terpanggil untuk hadir dan melaksanakan layanan pastoral di era milenial tersebut.            Kedua, Gereja Beriman Tangguh. Menjadi Gereja yang Beriman Tangguh berarti kita memiliki iman yang  sungguh kuat, tidak terpengaruh oleh apapun dan siapapun, sampai kapapun dan dalam keadaan bagaimanapun meskip...

Tahun 2018: Gerakan Kepemimpinan Pastoral

Gambar
SINODE IV Keuskupan Denpasar yang telah ditutup pada Kamis 30 November 2017 telah berhasil merumuskan Arah Dasar Keuskupan Denpasar, Visi, Misi, Spiritualitas Keuskupan Denpasar dan Strategi Pastoral Keuskupan Denpasar 2018-2022.            Strategi Pastoral Keuskupan Denpasar 2018-2022  dilaksanakan  dengan melaksanakan karya pastoral sesuai dengan tema  setiap tahun. Pada tahun 2018 tema pastoral Keuskupan Denpasar adalah “Kepemimpinan Pastoral”.  Kepemimpinan dalam Gereja bersifat pelayanan dan selalu dalam konteks kebersamaan atau kolegial. Yesus  Sang Gembala Baik melayani umat dengan murah hati dan mengenali  umat-Nya. Gembala  yang selalu mendengar keluhan dan kebutuhan umat.        Meneladani model kepemimpinan Yesus Gembala Yang Baik yang melayani dengan murah hati, teladan bagi semua orang yang terlibat dalam pelayanan dan dipanggil oleh Roh yang satu untuk bekerjasama (kolegialitas da...

Sinode IV Telah Berakhir

Gambar
GEMA  Sinode IV Keuskupan Denpasar yang dikumandang hampir sepanjang satu tahun telah mencapai puncaknya. Kamis malam (30/11/2017)  bertempat  di Gereja  St. Silvester Pecatu Nusa Dua. Bapa Uskup Denpasar menutup secara resmi Sinode IV Keuskupan Denpasar ini.          Umat dari seluruh paroki di Keuskupan Denpasar turut serta mengambil bagian dalam Sinode ini. Tak ketinggalan kita dari Paroki St. Yoseph Denpasar. Romo Paroki kita P. Yan Madia,SVD bersama bapak John Ngamal, bapak John Weking, ibu Paulin menjadi utusan paroki kita yang aktif mengikuti proses  sidang Sinode IV ini sejak dibuka Minggu sore (26/11/2017).       Warta Paroki menurunkan beberapa informasi dari arena Sinode IV Keuskupan Denpasar agar umat juga bisa mengetahuinya. Sukses Sinode IV Keuskupan Denpasar. Dari redaksi kami haturkan selamat membaca.***