Postingan

Menampilkan postingan dengan label Vatican

Pesan Paus Fransiskus Pada Hari Perdamaian Dunia ke-51 Migran dan Pengungsi: Mereka yang Berziarah Mencari Kedamaian

Gambar
Paus Fransiskus telah menerbitkan Pesan Hari Perdamaian Dunia ke-51 pada 13 November 2017. Hari Perdamaian D unia  diperingati  pada 1 Januari dan pada 1 Januari 2018  adalah peringatan Hari Perdamaian Dunia ke-51.       Pada pesan Hari Perdamaian Dunia ke-51 ini Paus Fransiskus  secara khusus membuka mata dunia untuk turut  serta prihatin pada  masalah pengungsian. Paus Fransiskus paparkan data bahwa saat ini ada 250 juta migran di seluruh dunia dan 22,5 juta diantaranya  adalah pengungsi lintas batas Negara. Paus Fransiskus mengajak masyarakat dunia untuk dalam semangat bela rasa, marilah merangkul mereka yang mengungsi, akibat perang dan kelaparan atau yang meninggalkan kampung halaman mereka akibat diskriminasi, persekusi, kemiskinan dan kemerosotan lingkungan hidup.               Paus Fransiskus menjelaskan mengapa banyak terjadi pengungsian lintas Negara. Ia mengatakan orang terpaksa berpinda...

Pesan Urbi et Orbi Paus Fransiskus Serukan Damai di Yerusalem

Gambar
PAUS FRANSISKUS  menyerukan  perlunya membangun  perdamaian di Yerusalem. Ia minta agar  Israel dan palestina  berdamai. Pemimpin Gereja Katolik Dunia ini menyampaikan seruannya  dalam pean natal “Untuk Kota dan Dunia” (Urbi et Orbi) di Basilika Santo Petrus Vatican, Senin  25 Desember 2017.   Bapa  suci Fransiskus berkata, dia melihat adanya kehadiran Yesus Kristus dalam diri anak-anak di Tepi Barat, Yerusalem, maupun Jalur Gaza yang terus menderita akibat tensi yang meninggi antara Israel dan Palestina.Tensi terjadi pasca Presiden Amerika Serikat (AS)  Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel 6 Desember 2017 lalu. Kepada puluhan ribu umat Katolik yang memadati basilika, Paus Fransiskus mengajak mereka untuk mendoakan proses negosiasi perdamaian yang masih berlangsung. “Semoga tercipta solusi final bagi kedua negara yang berujung kepada perdamaian, dan pengakuan batas kedaulatan masing-masing,” ujar Fransiskus dilansi...

Amoris Laetitia: Paus Fransiskus Tegaskan Makna Hidup Berkeluarga

Gambar
PAUS FRANSISKUS  menerbitkan surat apostolik bertajuk “Amoris Laetitia” atau “Sukacita dalam Kasih” di Vatikan, Jumat  8 April 2016 lalu.  Surat apostolik yang mengajarkan nilai-nilai fundamental dalam kehidupan berkeluarga itu diumumkan oleh Kardinal Christoph Schoenborn, Uskup Agung Wina, Austria,  yang juga menjadi salah satu figur berpengaruh di Dewan Kepausan. Paus menekankan pentingnya ikatan kasih sayang dalam membangun keluarga yang kokoh. Ia juga menegaskan, Gereja Katolik hanya mengakui pernikahan antara pria dan wanita dan menolak pernikahan sesama jenis (LGBT).   Amoris Laetitia berisi rangkuman dan keputusan yang dilandaskan pada dua pertemuan akbar (Sinode) para uskup Katolik sedunia tentang pernikahan dan keluarga di Vatikan pada tahun 2013 dan 2015 silam. Dalam dua sinode tersebut dibahas berbagai topik sensitif, antara lain mengenai sikap Gereja terhadap “pernikahan kembali” pasangan yang telah bercerai dan pernikahan sesama jenis. Selain itu,...

Setan Lebih Cerdas

Gambar
SETAN adalah kekuatan jahat yang lebih cerdas dari manusia dan akan membuat kepala Anda berputar. Ini adalah pesan Bapa Suci Paus Fransiskus menjelang Natal 2017. Paus Fransiskus  sampaikan ini  dalam sebuah wawancara  dengan saluran televisi Katolik TV2000 yang diterbitkan secara online oleh surat kabar Italia La Stampa.         Paus Fransiskus meminta umat kristiani agar tidak membiarkan Iblis masuk ke dalam kepala kita. “Dia jahat, dia tidak seperti kabut. Dia bukan orang yang ceroboh, dia adalah pribadi. Seseorang tidak boleh berbicara dengan Setan. Jika Anda mulai berbicara dengan Setan, Anda akan tersesat. Dia lebih cerdas dari kita”, tegas Paus Framsiskus.      Bapa suci mengatakan Setan selalu berpura-pura bersikap sopan terhadap kita. Dia sangat santun bersama kami para imam, bersama kami para uskup. Dia masuk dan semuanya berakhir dengan buruk jika kita tidak memperhatikannya pada waktunya.***