Pada Panah Mata-Mu
Pada panah mata-Mu Aku menjerit-jerit Gemetar seluruh tubuhku Nadi-nadiku terasa ngilu Dan pembuluh darahku hilang rasa Betapa tajamnya kilatan sorot mata-Mu Menembus pada kedalaman jiwaku Aku tidak takut pada sorot mata serdadu Meski di tangannya menggenggam bedil Dan mengarahkan moncongnya di dadaku Aku tidak takut pada algojo-algojo Yang menyeringai seperti harimau kelaparan Menggertak dengan kertakan giginya Dan menghunuskan pedang ke arahku Sambil berteriak: Kubunuh kau! Aku siap menghadangnya Karena baik mati maupun hidup Telah kupercayakan pada-Mu Sebab Engkau bentengku Aku tak akan jatuh ke tangan kaum durjana Sebab Engkau tak pernah melepasku Biarpun hanya satu detik saja Aku bahkan tidak takut Pada seribu binatang buas Yang dengan taringnya yang tajam Bisa meremukkan daging tulangku Melahap daraku sampai kering Dan menelanku sampai tak tersisa Aku tidak takut pada kekuatan gaib Karena i...