Santo Arnoldus Janssen
ARNOLDUS Janssen lahir pada tanggal 5 November 1837 di Goch, North Rhein-Westphalia, sebuah kota kecil dekat perbatasan Jerman dan Belanda. Ia anak kedua dari sepuluh bersaudara dalam sebuah keluarga katholik yang saleh. Ayahnya bernama Gerald Janssen dan ibunya adalah Anna Katharina Janssen.
Pada tahun 1855 Arnoldus masuk Seminari Collegium Borromeum. Ia meraih gelar sarjana dan memperoleh fakultas docendi (wewenang untuk mengajar) dari Fakultas Ilmu Pasti dan Alam. Dia melanjutkan studi Teologinya di Muenster. Tanggal 15 Agustus 1861 Arnoldus ditahbiskan menjadi imam. Ia mempersembahkan Misa pertamanya di Muenster pada tanggal 17 Agustus 1861.
Tugas pertama Arnoldus adalah berkarya bagi Keuskupan Muenster dan mengajar ilmu pengetahuan alam dan matematika di sebuah sekolah menengah Katholik di Bocholt. Tahun 1867 Arnoldus diangkat menjadi Direktur Kerasulan Doa untuk Jerman dan Austria.
Tahun 1873 Arnoldus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pengajar dan menerbitkan sebuah majalah dengan nama “Utusan Hati Kudus”. Majalah bulanan ini segera menjadi sangat populer di seluruh Jerman. Materi utama dari majalah ini adalah tentang kegiatan misionaris dan berusaha membangkitkan semangat umat Katolik Jerman untuk berbuat lebih banyak dalam membantu karya misi.
Dengan dukungan dari sejumlah uskup, Arnold mendirikan sebuah Konggregasi dan Rumah Misinya yang pertama pada tanggal 8 September, 1875 di Steyl, Belanda. Kongregasi ini diberi nama, Societas Verbi Divini (SVD) atau Serikat Sabda Allah, yang secara khusus menghormati Hati Kudus Yesus. Tahun 1878 Konggregasi ini kemudian mendapat persetujuan dari Paus Leo XIII. Hanya satu tahun setelah konggregasinya direstui oleh takhta suci, Arnoldus Janssen mengirimkan dua missionaris pertamanya ke China yaitu Yohanes Baptis von Anzer,SVD dan Joseph Freinademetz, SVD. Kesuksesan berkarya di China membuat Paus Leo XII memberi mereka wilayah misi yang lebih luas di wilayah Afrika dan Asia Tenggara, termasuk wilayah Indonesia yang saat itu merupakan wilayah kekuasaan Belanda.
Atas saran dari uskup Comboni pada tanggal 8 Desember 1889 Arnold Janssen mendirikan sebuah kongregasi suster-suster misionaris yang diberi nama: Konggregasi Suster Misi Abdi Roh Kudus (SSpS).Orang pertama yang menjadi suster dari konggregasi ini adalah Beata Maria Helena Stollenwerk.
Tahun 1896 Arnoldus memilih beberapa orang dari para suster SSpS untuk membentuk sebuah kelompok khusus para suster yang kontemplatif, yang dikenal sebagai “Konggregasi Suster Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi”, SSpSAP. Tugas mereka adalah untuk beradorasi dengan tidak terputus pada Sakramen Mahakudus, berdoa sepanjang hari, siang dan malam bagi gereja dan terutama bagi para misionaris SVD dan karya mereka diseluruh penjuru dunia.
Santo Arnoldus Jansen tutup usia pada tanggal 15 Januari 1909 dalam usia 77 tahun. Ia dimakamkan di taman biara yang pertama ia dirikan yaitu biara SVD di Styeil Belanda. Saat ini terdapat lebih dari 6.000 imam dan bruder Misionaris Serikat Sabda Allah yang berkarya di 63 negara. Lebih dari 3.800 anggota misi Suster Abdi Roh Kudus dan lebih dari 400 suster Abdi Roh Kudus Adorasi abadi.Tanggal 5 Oktober 2003 Arnoldus Jansen,SVD dan Sahabatnya Joseph Freinademetz,SVD di Kanonisasi oleh Santo Paus Yohanes Paulus II.
Selain Arnoldus dua orang saudaranya yaitu William Janssen dan Johannes Janssen juga masuk biara dan menjadi imam. William bergabung dengan Biara Fransiskan Kapusin sedangkan Johannes masuk Konggregasi SVD yang didirikan oleh Arnoldus.***
Sumber : Katakombe.Org
Pada tahun 1855 Arnoldus masuk Seminari Collegium Borromeum. Ia meraih gelar sarjana dan memperoleh fakultas docendi (wewenang untuk mengajar) dari Fakultas Ilmu Pasti dan Alam. Dia melanjutkan studi Teologinya di Muenster. Tanggal 15 Agustus 1861 Arnoldus ditahbiskan menjadi imam. Ia mempersembahkan Misa pertamanya di Muenster pada tanggal 17 Agustus 1861.
Tugas pertama Arnoldus adalah berkarya bagi Keuskupan Muenster dan mengajar ilmu pengetahuan alam dan matematika di sebuah sekolah menengah Katholik di Bocholt. Tahun 1867 Arnoldus diangkat menjadi Direktur Kerasulan Doa untuk Jerman dan Austria.
Tahun 1873 Arnoldus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai pengajar dan menerbitkan sebuah majalah dengan nama “Utusan Hati Kudus”. Majalah bulanan ini segera menjadi sangat populer di seluruh Jerman. Materi utama dari majalah ini adalah tentang kegiatan misionaris dan berusaha membangkitkan semangat umat Katolik Jerman untuk berbuat lebih banyak dalam membantu karya misi.
Dengan dukungan dari sejumlah uskup, Arnold mendirikan sebuah Konggregasi dan Rumah Misinya yang pertama pada tanggal 8 September, 1875 di Steyl, Belanda. Kongregasi ini diberi nama, Societas Verbi Divini (SVD) atau Serikat Sabda Allah, yang secara khusus menghormati Hati Kudus Yesus. Tahun 1878 Konggregasi ini kemudian mendapat persetujuan dari Paus Leo XIII. Hanya satu tahun setelah konggregasinya direstui oleh takhta suci, Arnoldus Janssen mengirimkan dua missionaris pertamanya ke China yaitu Yohanes Baptis von Anzer,SVD dan Joseph Freinademetz, SVD. Kesuksesan berkarya di China membuat Paus Leo XII memberi mereka wilayah misi yang lebih luas di wilayah Afrika dan Asia Tenggara, termasuk wilayah Indonesia yang saat itu merupakan wilayah kekuasaan Belanda.
Atas saran dari uskup Comboni pada tanggal 8 Desember 1889 Arnold Janssen mendirikan sebuah kongregasi suster-suster misionaris yang diberi nama: Konggregasi Suster Misi Abdi Roh Kudus (SSpS).Orang pertama yang menjadi suster dari konggregasi ini adalah Beata Maria Helena Stollenwerk.
Tahun 1896 Arnoldus memilih beberapa orang dari para suster SSpS untuk membentuk sebuah kelompok khusus para suster yang kontemplatif, yang dikenal sebagai “Konggregasi Suster Abdi Roh Kudus Adorasi Abadi”, SSpSAP. Tugas mereka adalah untuk beradorasi dengan tidak terputus pada Sakramen Mahakudus, berdoa sepanjang hari, siang dan malam bagi gereja dan terutama bagi para misionaris SVD dan karya mereka diseluruh penjuru dunia.
Santo Arnoldus Jansen tutup usia pada tanggal 15 Januari 1909 dalam usia 77 tahun. Ia dimakamkan di taman biara yang pertama ia dirikan yaitu biara SVD di Styeil Belanda. Saat ini terdapat lebih dari 6.000 imam dan bruder Misionaris Serikat Sabda Allah yang berkarya di 63 negara. Lebih dari 3.800 anggota misi Suster Abdi Roh Kudus dan lebih dari 400 suster Abdi Roh Kudus Adorasi abadi.Tanggal 5 Oktober 2003 Arnoldus Jansen,SVD dan Sahabatnya Joseph Freinademetz,SVD di Kanonisasi oleh Santo Paus Yohanes Paulus II.
Selain Arnoldus dua orang saudaranya yaitu William Janssen dan Johannes Janssen juga masuk biara dan menjadi imam. William bergabung dengan Biara Fransiskan Kapusin sedangkan Johannes masuk Konggregasi SVD yang didirikan oleh Arnoldus.***
Sumber : Katakombe.Org

Komentar
Posting Komentar