KAMI CINTA PERDAMAIAN
Tulang-tulang kalian para pahlawan
Berserakan di seluruh persada
Darah telah mengalir lata di tanah leluhur
Kalian telah merelahkan jiwa dan raga
Untuk mencari titik temu perjuangan
Sebuah bangsa yang merdeka
Sebab kemerdekaan hak segala bangsa
Bangsa ciptaan Tuhan yang sama
Perjuangan di medan perang
Telah mengharuskan saling membunuh
Nyawa dan martabat menjadi taruhan
Perang adalah pertaruhan harga diri
Keluhuran
manusia sebagai ciptaan
Harus
berakhir di mulut senjata
Pada dentuman mesiu
Mati berkanjang tanah
Perang adalah jalan terakhir
Untuk mencari titik penyelesaian
Meski harus mengorbankan nyawa
Bersimbah darah dan air mata
Membawa api kemalangan
Merendahkan martabat kemanusiaan
Menciptakan kemiskinan
Dan mendatangkan kemelaratan
Pertikaian
antar bangsa
Adalah jalan buntu yang harus dilalui
Bukan semata karena ideologi negara
Tetapi karena keangkuhan manusia
Yang meninggikan diri
Dan merendahkan yang lain
Yang enggan
menempuh jalan damai
Dan lebih suka melewati jalan pintas
Perang
adalah kemalangan
Yang
mesti mengundang seluruh bangsa
Meratap
atas bumi yang malang
Yang telah kehilangan akal sehat
Dan orang-orang yang telah hilang rasa
Membiarkan
sesama menjadi bara api
Bagi kehidupan sesama yang lain
Perang, kekerasan, terorisme
Adalah
momok tanpa peradaban
Meski
senjata-senjata modern tercipta
Perang bukanlah jalan cinta
Dan tidak juga membawa damai
Sebab
setiap satu letusan bom
Berjuta nyawa menjadi taruhan
Mari kita berdiri di tengah bumi ini
Bertudungkan semangat cinta damai
Berteriaklah
dengan suara gelegar
Agar
terdengar sampai ke ujung dunia
Bahwa kita menolak perang
Bahwa kita menolak teroris
Bahwa kita menolak kekerasan
Mari kita runduk sejenak
Berdoa untuk para pahlawan
Dan para martir Gereja
Yang telah menjadi korban peradaban
Ya Tuhan
Kami mendambakan bumi yang damai
Bumi tanpa perang dan kekejaman
Kami ingin tanah tempat tinggal
Menjadi firdaus yang penuh cinta
Dan kami boleh meresapkan hidup
Bersama sesama dalam sesama
Untuk merdeka dalam berbagi
Kami mohon pada-Mu ya Tuhan
Beri kami ragi-ragi cinta
Bibit-bibit
kasih
Benih-benih persaudaraan
Agar kami tebarkan di negeri ini
Dan
bersama kami memetik buahya
Buah hidup dalam persaudaraan sejati.***
Agust G Thuru
Denpasar, Hari Pahlawan 10 November 2018
Komentar
Posting Komentar