50 TAHUN IMAMAT P.SUBHAGA: SAMBUTAN PASTOR PAROKI SANTO YOSEPH DENPASAR

Umat Allah yang saya kasihi di dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus. Sungguh, kita patut bersyukur seraya memuji-agungkan Allah Tritunggal yang telah menganugerahkan seorang imam yang setia seperti Pater Servatius Subhaga, SVD. Kesetiaannya konkrit dalam kerja keras imam pertama putra Bali ini, juga dalam seluruh pergulatan hidupnya seiring gerak gereja dan pertumbuhan umat Katolik di pulau Dewata umumnya, di kota Denpasar dan sekitarnya secara khusus.

 

 Pater Servatius Subhaga SVD, yang lahir pada tanggal 23 Maret 1938 di desa Tuka, ditahbiskan menjadi imam pada tanggal 09 Juli 1969 di Gereja Roh Kudus Babakan. Motto tahbisannya diambil dari surat kepada orang Ibrani, “Setiap imam yang dipilih dari antara manusia, ditetapkan bagi manusia dalam hubungan mereka dengan Allah, supaya ia mempersembahkan persembahan dan korban” (Ibr 5:1)

 

 Dengan disemangati roh motto tahbisannya, terlebih oleh penyertaan dan rahmat Allah Tritunggal, Pater Servatius Subhaga SVD telah secara sungguh-sungguh mengemban karya perutusannya sebagai imam selama kurun waktu setengah abad, teristimewa saat ia dipercayakan tugas untuk menggembalakan umat Paroki Santo Yoseph Denpasar sejak tanggal 24 Mei 1976. Pelayanan pastoralnya berkembang mulai dari kota Denpasar dan wilayah Kabupaten Badung Selatan (Kuta dan Nusa Dua), hingga daerah Kabupaten Gianyar, Bangli, Klungkung dan Karangasem. Ia, yang sangat mencintai kearifan lokal dan budaya Bali ini, adalah penggagas dan perintis pembangunan kompleks Griya Bhakti Pastoral Paroki Santo Yoseph Denpasar dan Gereja Yesus Gembala Yang Baik di Ubung Kaja, kota Denpasar.Oleh karena itu semua, selain menyambut gembira kerinduan hati umat Paroki Santo Yoseph untuk menyelenggarakan perayaan syukur pesta emas imamat Pater Servatius Subhaga SVD, saya juga mengajak semua pihak untuk ambil bagian aktif dalam sukacita syukur emas imamat beliau pada : Selasa, 09 Juli 2019 ini. 

 

 Dan, sambil mengangkat pujian kepada Allah Tritunggal, saya berdoa, semoga Pater Yubilaris selalu dianugerahi rahmat kesehatan dan kita semua, selain bersyukur, juga berusaha secara maksimal untuk meneladan dan mengkonkrit-riilkan semangat kesetiaan beliau dalam hidup panggilan masing-masing. Tuhan Yesus memberkati 

 

Denpasar, 05 Mei 2019 

P. J. Madia A., SVD

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paroki St. Antonius Padua Ampenan

Paroki Maria Bunda segala Bangsa Nusa Dua

Menjadi Gembala “Berbau” Domba