Program BIAK KKI Tahun 2018
MENURUT Johana Lintina, geliat Sekami Paroki Santo Yoseph mulai tumbuh dan berkembang. Dengan jumlah anak yang cukup banyak maka SEKAMI Paroki Santo Yoseph segera akan terwujud. Untuk saat ini masih dalam wadah Bina Iman Anak Katolik (BIAK) yang dijalankan di Lingkungan dan Stasi.
Dengan jumlah Pembina yang mencapai 22 orang berarti sumber daya manusia pendamping atau Pembina tidak berkekurangan. Bahkan selalu terbuka ada relawan yang mau terlibat. Program tahun 2018 antara lain pembinaan para Pembina tentang sekolah missioner (Soma). Ini penting dilakukan agar Sekami benar-benar digerakkan sesuai dengan “nafas dan tujuan” Sekami itu sendiri yang benar-benar misioner.
Program kerja kedua adalah pertemuan para Pembina untuk pendalaman materi sekali sebulan. Pertemuan rutin ini penting sehingga semua Pembina mempunyai alur kerja dan alur penyampaian serta alur bina iman yang sama. Program ketiga adalah pembinaan adik-adik Sekami di masing-masing Lingkungan/Stasi. Diharapkan minimal sebulan sekali, sebulan dua kali, sebulan tiga kali bahkan sebulan bisa empat kali. Biarkan tiap lingkungan dapat menentukan ritme pembinaan sendiri-sendiri.
Lebih lanjut Lintina katakan Bina Iman ini baru tumbuh maka para Pembina juga perlu menyesuaikan dengan situasi dan kondisi serta kebutuhan di Lingkungan/Stasi masing-masing. Bina Iman ini baru terbentuk pada Agustus 2016 yang diawali dengan pengarahan dan membangun komitmen antar para Pembina yang mau terlibat.
Direncanakan setiap tahun nanti adik-adik Sekami (Bina Iman) bersama kakak pembinanya merayakan Hari Anak Misioner pada Januari, Hari Minggu Panggilan pada April serta Hari Minggu Misi pada bulan Oktober. Untuk tahun 2018 Hari Anak Misioner telah dirayakan Minggu 7 Januari. Hari Minggu Panggilan pada 23 April dan Hari Minggu Misi pada 21 Oktober.
Adik-adik kita diajak untuk bertekun dalam kesalehan, berdoa untuk para imam, suster dan bruder, berdoa untuk orang sakit dan yang memerlukan pertolongan. Mereka juga mendoakan gereja dan sesame yang yang terangkum dalam 3D.TK: Doa, Dana, Diri dan Belaskasihan hidup baik. Selain mengenal Yesus lewat Kitab Suci para adik kita diarahkan untuk hidup dalam suasana “anak menolong anak” atau “ Children Help Children” sebagai motonya.***gus/lin
Komentar
Posting Komentar