P. Yan Madya : Apakah Umat Sudah Partisipatif?

S

AAT menyampaikan Laporan Keuangan Paroki, Jumat (26/1) dalam  Rapat Kerja DPP   Pleno Santo Yoseph Pastor Paroki secara jujur mengatakan bahwa  format laporan keuangan paroki kita belum ideal. Maka  Romo Paroki perlu menyampaikan permohonan maaf.
      Selain itu  ada  sedikitnya  tujuh poin penting yang harus  menjadi perhatian umat Paroki Santo Yoseph, khususnya para Ketua Lingkungan dan Stasi. Romo Yan  sampaikan tujuh hal ini sebagai bahan refleksif kita bersama agar ke depan kita bisa “melangkah Bersama”, menuju keberhasilan.
      Adapun tujuh poin penting itu  adalah sebagai berikut ini:
1. Koor Paroki Santo Yoseph  sampai saat ini belum kuota. Pada hal  sudah disepakati  setiap lingkungan/stasi mengutus lima orang untuk memperkuat Koor paroki itu.
2. Lektor dan Pemazmur yang diharapkan dapat diutus oleh Lingkungan/Stasi sampai saat ini tidak berjalan.
3. Petugas Tatib masih mengecewakan  dari segi jumlah yang berpartisipasi.
4. Parkiran di Gereja  tak ada yang mengganti setelah pak Nengah meninggal.
5. Rumah tangga gereja belum ada tenaga yang membantu pak Sugeng. Praktis pak Sugeng bekerja sendirian.
6. Layanan katekese, tenaga dari lingkungan/stasi belum ada.
7. Kita prihatin dengan iman anak-anak maka ada bina iman anak. Tapi kita perlu SDM yang baik.
8. Kita prihatin  kepada OMK. Maka kita harus  memberi perhatian kepada keberadaan OMK.
    Delapan poin ini perlu perhatian khusus dari kita semua. Maka umat Paroki Santo Yoseph, ayo...berpartisipasilah. Anda dibutuhkan Gereja.***gusthuru

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paroki St. Antonius Padua Ampenan

Penyimpanan dan Penghormatan Ekaristi

Paroki Maria Bunda segala Bangsa Nusa Dua