Natal Bersama Anak-Anak
![]() |
| Natal bersama anak-anak Paroki Santo Yoseph Denpasar |
Perayaan ekaristi dipimpin oleh Romo Paroki P.Yan Madya,SVD. Dalam kotbah Pater Yan menyampaikan beberapa penekanan. Tentang sosok tiga Raja dari Timur yang oleh karena keyakinan rela berjalan jauh mengikuti bintang dan mereka ingin menyembah Sang Mesias. Tiga raja itu adalah Gaspar, Melkior dan Baltasar. Mereka menemukan Mesias dan bersukacita.
Tiga raja itu datang tidak dengan tangan hampa. Mereka datang membawa persembahan. Gaspar membawa kemenyan, Melkior membawa emas dan Baltasar membawa mur. Tiga raja itu tahu yang mereka sembah adalah Mesias sehingga mereka juga membawa barang-barang berharga untuk dipersembahkan.
Romo Yan mengajak anak-anak dan umat untuk mencermati sebuah video tentang berbagai bangunan Gereja. Untuk kita di jaman Now, jaman ini, apa yang mau kita persembahkan kepada Tuhan? Romo Yan mengatakan orang-orang Kristen dari abad ke abad mereka memberi sehingga terwujudlah bangunan gereja yang indah.
Romo Yan lalu memberi contoh umat di sebuah paroki di Riau yang berhasil membangun Gereja yang indah tetapi rumah mereka masih beratap rumbai, alang-alang. Ketika mereka ditanya mengapa kamu membangun gereja megah dan indah sementara tempat tinggal kalian masih sederhana saja, mereka menjawab: Untuk Tuhan kami memberi yang terbaik sebab Tuhan adalah segala-galanya bagi kami.
Maka bertepatan dengan Hari Anak Misioner Sedunia anak-anak bisa mempersembahkan “emas” yang terbaik dalam diri. Anak-anak misioner pergi mengunjungi anak-anak lain di panti Asuhan. Anak-anak bisa membawa kemenyan doa kepada teman-teman, membaca kitab suci.
Anak-anak dan kita semua juga bisa membawa mur untuk membakar seluruh dosa kita melalui mati raga, puasa, berkorban diri. Karena itu pada masa Adven kita semua hidup penuh keprihatinan pada orang lain. Untuk itu merayakan natal bersama sebelum tanggal 25 Desember adalah salah. Kita harus mempersembahkan yang terbaik kepada Tuhan dan sesama dengan kerja keras.
Usai perayaan ekaristi dilanjutkan dengan natal bersama anak-anak. Panitia Natap telah mempersiapkan model perayaan natal yang sederhana namun meriah dan penuh keakraban. Anak-anak bersama umat duduk lesehan di Basement menyaksikan anak-anak dari semua lingkungan yang membawakan acara.
Pater Yan selaku Kepala Paroki berkali-kali menyatakan rasa bahagia karena anak-anak yang hadir baik saat perayaan ekaristi maupun pada saat natal bersama cukup banyak. “Saya bahagia hari ini karena kalian anak-anakku juga tampak gembira. Mari kita bersukacita dalam natal, bersukacita bersama Yesus yang telah lahir”, ajak Romo Yan. Profisiat kepada Panitia Natal yang telah berhasil membawa anak-anak untuk bersama-sama mengalami kebahagiaan***



Komentar
Posting Komentar