Sari Sabda Minggu Adven I 
BERJAGA-JAGA DAN BERSIAP DIRI

Bacaan-bacaan Kitab Suci Minggu Adven I merupakan puncak dari suasana akhir zaman yang ditonjolkan dalam liturgi minggu-minggu terakhir tahun Liturgi, khususnya dalam liturgi Minggu Biasa terakhir, yakni Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam, Minggu yang lalu. Semua bacaan hari ini berbicara tentang berjaga-jaga dan bersiap diri untuk menyambut karya penebusan final yang dikerjakan Allah.
Tema berjaga-jaga ini sudah disinggung dalam Bacaan Pertama (Yes. 63:16b-17; 64:1.3b-8) yang mengungkapkan kerinduan akan kedatangan Tuhan untuk mewujudkan zaman baru. Dengan teriakannya, sang nabi memohon tindakan dramatis dari Allah karena campur tangan-Nya sudah begitu lama didambakan. Hal ini digambarkan dengan membuka surga dan turun ke bumi. Teks dalam buku bacaan berbunyi, “Sudilah Engkau mengoyakkan langit dan turun”. Dengan tindakan ini, diharapkan Allah mengakhiri era kejahatan serta penindasan, dan memunculkan era baru : era keselamatan yang sudah begitu lama didambakan.
Mazmur Tanggapan (Mzm 80:2ac.3b.15-16.18-19) melanjutkan dambaan akan datangnya kerajaan Allah; dengan merintih, pemazmur mohon agar umat dipulihkan dan diselamatkan, “Ya Allah, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka selamatlah kami”. Hanya dengan memandang Tuhan, kata si pemazmur, keselamatan akan datang pada kita. Dengan demikian, kita menjadi yakin bahwa Tuhan akan memperhatikan umat-Nya dan akan memberinya hidup baru.
Pengharapan akan kedatangan Tuhan juga muncul dalam Bacaan Kedua ( I Kor 1:3-9), di sini Paulus mendorong jemaat untuk menantikan kedatangan dan penampakan Tuhan kita Yesus Kristus. Ia juga mencoba membesarkan hati jemaat yang merana dalam penantian dan berpesan agar bertahan sampai kesudahan dan tidak bercacat pada hari Tuhan.
Dalam Injil (Mrk 13:33-37), dengan gamblang Yesus menegaskan pentingnya sikap waspada dan selalu berjaga-jaga, sebab kita tidak tahu kapan Tuhan datang : “Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamana waktunya tiba…. Berjaga-jaga, sebab kamu tidak tahu bilamana tuan rumah itu pulang…supaya kalau ia tiba-tiba datang, jangan sampai kamu didapatinya sedang tidur…” (dari “Panduan Liturgi Hari Minggu dan Hari Raya Tahun B”, hal. 12)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paroki St. Antonius Padua Ampenan

Penyimpanan dan Penghormatan Ekaristi

Paroki Maria Bunda segala Bangsa Nusa Dua