Embun Surgawi
Tetes embun surgawi Luruh dari langit Lalu genang di telapak tanganmu Dan kau bagikan denganku Lalu kita sama-sama menampungnya Dalam bejana cinta Yang belum sempurna Engkau melesatkan petuah Dari busur kedalaman nuranimu Suka duka itu bukan milikku Dan juga tidak milikmu Sebab pada rentang waktu yang panjang Kita masih bisa memuaskan dahaga Cukup dengan setetes embun surgawi Karena kita sudah sama memahami Suka duka itu milik bersama Dan kau bilang padaku Jika pagi itu datang Tadahkan telapak tangan ke langit Karena yakin Dia akan curahkan rahmat Dan tetes embun surgawi luruh dari langit Lalu mari kita hilangkan dahaga kehidupan Dengan berkatNya sekecil apapun.*** Denpasar 27 Januari 2018
Komentar
Posting Komentar