Gubernur: Meski Kawanan Kecil, Orangnya Hebat-Hebat



UBERNUR Bali, Made Mangku Pastika bangga dengan kerukunan hidup umat  beragama di Bali. Ini berkat komitmen seluruh komponen masyarakat Bali termasuk umat Katolik. Menurut Gubernur Pastika Sinode IV yang berlangsung selama lima hari mengangkat tema “Menjadi Gereja yang Beriman Tangguh, Mandiri dan Mampu Bersaksi Dalam Masyarakat yang Majemuk”. “Temanya sangat bagus sekali. Sekarang banyak tantangan dan gereja harus memberi jalan. Meski hanya kawanan kecil, tapi kontribusinya luar biasa karena orangnya hebat-hebat semua. Kontribusi jangan dilihat dari kuantitasnya tapi kualitas,” kata Mangku Pastika.
       Mangku Pastika menekankan saat ini, Bali sedang mengalami transformasi sosial budaya, baik karena factor eksternal. Fenomena ini  tentu berpengaruh pada eksistensi  kerukunan hidup umat beragama. Berbagai nilai moderenitas yang berkembang sangat berpotensi menimbulkan gangguan dan ancamanterhadap keharmonisan dan kerukunan umat beragama di Bali. “Salah satunya adalah sikap eksklusif. Sikap ini harus dihindari karena akan menjauhkan seseorang atau kelompok, bahkan umat beragama dari lingkungan sosial,”ujarnya.
              Untuk itu mantan Kapolda NTT ini menyambut baik dan mengapresiasi Sinode IV Keuskupan Denpasar sebagai wahana strategis untuk mengevaluasi program pembinaan umat. Sekaligus merumuskan program lima tahun ke depan. “Mari terus kita tumbuhkan budaya hidup menyama braya, budaya hidup bersaudara dalam perbedaan karena jika perbedaan itu dikelola dengan baik akan muncul harmoni, kedamaian, kerukunan dan akhirnya memberi manfaat besar bagi kesejahteraan umat,”tandas Mangku Pastika. ***

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Paroki St. Antonius Padua Ampenan

Penyimpanan dan Penghormatan Ekaristi

Paroki Maria Bunda segala Bangsa Nusa Dua